ARTIKEL DAN MOTIVASI
Munajat Bersama Mendoakan Dermawan dan Donatur serta Makan Bersama Yatim Binaan

“Doa Tulus Yatim, Hadiah Terindah untuk Para Dermawan.”
Yayasan Bahtera Amal Shalih menyelenggarakan kegiatan Munajat Doa Bersama dan Makan Bersama Yatim Binaan sebagai bentuk rasa syukur serta ungkapan terima kasih kepada seluruh dermawan dan donatur yang senantiasa mendukung berbagai program pembinaan yatim.
Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, adik-adik yatim binaan memanjatkan doa dan munajat kepada Allah SWT, memohon agar seluruh donatur dan keluarganya senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan dalam segala urusan, serta perlindungan dan rahmat dari Allah SWT. Doa-doa tulus yang dipanjatkan oleh anak-anak yatim menjadi harapan terbaik sebagai balasan atas kebaikan dan kepedulian yang telah diberikan.
Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Momen ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik yatim binaan yang merasakan kasih sayang dari para donatur melalui setiap bantuan yang diberikan.
Semoga setiap kebaikan yang telah ditunaikan oleh para dermawan dan donatur menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya, serta menjadi sebab datangnya keberkahan dan kebahagiaan di dunia maupun akhirat.
Bimbingan Belajar Bina Akhlak: Membiasakan Ucapan Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

“Biasakan Mengucapkan Maaf, Tolong, dan Terima Kasih, Karena Akhlak Mulia Dimulai dari Hal-Hal Sederhana.”
Yayasan Bahtera Amal Shalih menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Belajar Bina Akhlak bagi anak-anak yatim binaan dengan tema “Bagaimana Berinteraksi dengan Orang Lain Menggunakan Kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih”. Kegiatan ini bertujuan menanamkan adab dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pembelajaran kali ini, adik-adik yatim diajarkan pentingnya menggunakan tiga kata sederhana namun memiliki makna yang besar, yaitu “Maaf”, “Tolong”, dan “Terima Kasih”. Kata-kata tersebut merupakan bagian dari adab yang diajarkan dalam Islam untuk membangun hubungan yang baik dengan sesama.
Anak-anak diberikan pemahaman bahwa mengucapkan maaf merupakan bentuk kerendahan hati ketika melakukan kesalahan, mengucapkan tolong menunjukkan sikap santun saat membutuhkan bantuan orang lain, dan mengucapkan terima kasih merupakan wujud penghargaan atas kebaikan yang telah diterima.
Melalui pembiasaan ucapan-ucapan tersebut, diharapkan anak-anak yatim binaan dapat tumbuh menjadi pribadi yang sopan, rendah hati, menghargai sesama, serta memiliki akhlak yang baik dalam pergaulan sehari-hari.
Akhlak yang mulia akan menjadi bekal penting bagi mereka dalam membangun hubungan yang harmonis dengan keluarga, teman, guru, dan masyarakat.
“Memahami Rukun Iman, Menguatkan Keimanan, Membentuk Generasi Berakhlak Mulia.”

Yayasan Bahtera Amal Shalih menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Belajar Yatim dengan tema “Mengenal dan Memahami Rukun Iman” sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi anak-anak yatim binaan.
Dalam pembelajaran ini, adik-adik yatim diajak untuk mengenal enam rukun iman yang menjadi dasar keyakinan seorang muslim, yaitu iman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab Allah, rasul-rasul Allah, hari akhir, serta qadha dan qadar. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga anak-anak dapat memahami makna dan pentingnya rukun iman dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menghafalkan enam rukun iman, anak-anak juga diberikan penjelasan tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai keimanan dalam sikap dan perilaku, seperti rajin beribadah, berkata jujur, berbuat baik kepada sesama, serta selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keimanan anak-anak yatim binaan semakin kuat dan tertanam dalam hati mereka sejak dini. Dengan pemahaman yang baik tentang rukun iman, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berpegang teguh pada ajaran Islam, serta memiliki keyakinan yang kokoh dalam menjalani kehidupan.
Semoga ilmu yang dipelajari menjadi bekal yang bermanfaat dan mengantarkan adik-adik yatim menjadi generasi yang saleh, cerdas, dan dicintai Allah SWT.
Sedekah Beras Hari Ini, Menopang Penghafal Al-Qur’an dan Menjadi Amal Jariyah Sepanjang Masa.

Program Sedekah Beras untuk Yatim Penghafal Al-Qur’an di Yayasan Bahtera Amal Shalih merupakan salah satu bentuk kepedulian yang memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim binaan. Melalui program ini, para donatur turut membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari para yatim yang sedang menuntut ilmu dan menghafalkan Al-Qur’an.
Setiap butir beras yang disedekahkan menjadi bagian dari ikhtiar mulia untuk mendukung tumbuh kembang generasi penghafal Al-Qur’an. Dengan terpenuhinya kebutuhan pokok mereka, anak-anak dapat lebih fokus belajar, menghafal, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kebaikan ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, tetapi juga menjadi amal jariyah yang insya Allah terus mengalir pahalanya. Selama ayat-ayat Al-Qur’an yang mereka hafalkan dibaca, diamalkan, dan diajarkan kepada orang lain, semoga para donatur yang membantu perjuangan mereka turut mendapatkan bagian dari pahala tersebut.
Yayasan Bahtera Amal Shalih mengajak kaum muslimin untuk bersama-sama mengambil bagian dalam program kebaikan ini.
Semoga setiap sedekah beras yang diberikan menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki, kesehatan, kemudahan urusan, serta menjadi tabungan amal yang bernilai di sisi Allah SWT…Aamiin
Bimbingan Belajar Bina Akhlak: Etika Bersikap dan Menyapa dengan baik

Yayasan Bahtera Amal Shalih kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Belajar Bina Akhlak bagi anak-anak yatim binaan dengan tema “Etika Bersikap dan Menyapa Sesama”. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam berinteraksi dengan orang lain.
Dalam pembelajaran kali ini, adik-adik yatim diberikan pemahaman tentang tata krama dalam bersikap dan cara memanggil atau menyapa orang lain dengan sopan dan penuh penghormatan. Materi yang disampaikan meliputi etika berinteraksi dengan kerabat, teman sebaya, orang yang lebih tua, maupun orang yang lebih muda.
Anak-anak diajarkan pentingnya menggunakan panggilan yang baik dan santun, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, serta menjaga tutur kata dan sikap dalam setiap pergaulan. Pembiasaan akhlak yang baik sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter yang beradab, rendah hati, dan disenangi oleh lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan Bina Akhlak ini, Yayasan Bahtera Amal Shalih berharap anak-anak yatim binaan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia
DOKUMENTASI PENYALURAN ZAKAT FITRAH 1445 H

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan dalam bulan Ramadhan. Ini berbeda dengan jenis zakat yang lainnya, karena memiliki waktu khususnya sendiri. Zakat fitrah bisa diserahkan mulai dari awal Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Namun, lebih baik jika kita menunaikannya menjelang hari raya, seperti tiga hingga satu hari sebelum Idul Fitri. Mengapa zakat fitrah begitu penting? Pertama-tama, dengan menunaikan zakat fitrah, kita membersihkan diri dari kesalahan-kesalahan kecil yang mungkin terjadi selama kita berpuasa. Bahkan tindakan yang tidak disengaja sekalipun dapat mempengaruhi ibadah puasa kita.
Zakat fitrah membantu menyucikan diri kita dari kesalahan-kesalahan tersebut. Selain itu, dengan membayar zakat fitrah, kita juga turut serta memenuhi hak-hak orang-orang yang berhak menerima zakat. Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat, termasuk fakir, miskin, dan orang-orang yang berhutang.
Tidak hanya itu, Allah juga menjanjikan pahala bagi orang yang menunaikan zakat fitrah. Dia akan melipatgandakan rezeki kita dan menjauhkan kita dari kemiskinan. Tentunya, dengan menunaikan kewajiban ini, kita juga akan merasakan ketenangan hati dan semangat untuk terus berbuat kebaikan.
Jadi, mari kita tunaikan zakat fitrah dengan ikhlas dan tepat waktu, agar kita dapat meraih keberkahan dari Allah SWT. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-Nya yang bertaqwa. Aamiin.
